Anak Susah Makan Sayur? Atasi Dengan 5 Cara Ini

Kandungan serat yang terdapat pada sayuran memiliki banyak manfaat, tidak terkecuali untuk anak-anak. Penyerapan nutrisi seperti kolesterol dan glukosa dapat diperlambat dengan serat. Ini tentunya sangat bermanfaat karena dapat membantu mengatur kadar kolesterol dan kadar gula darah.

Karena itu, Ibu bisa mencoba menyajikan sayuran dengan bentuk dan tampilan yang lebih unik. Atau mengubah tomat menjadi bentuk bunga yang mekar dan cari tomat yang ukurannya kecil agar mudah dimakan. Sejalan dengan kampanye ‘Eat Like A Pro’, Beko, Europe’s no 1 freestanding residence home equipment model, mengajak orang tua untuk semakin memperhatikan asupan sehat bagi anak. Salah satunya dengan mempersiapkan camilan kaya gizi guna mendukung aktivitas harian dan pertumbuhan anak.

Anda dapat mencoba banyak cara kreatif untuk memperkenalkan dan melayani mereka. Teori sindrom anak tunggal meyakini bahwa anak tunggal dimanja karena terbiasa mendapatkan apapun yang diinginkan dari orang tua. Selain itu, orangtua juga dapat melibatkan anak dalam membantu merawat tanaman sayur. Menanyakan minat dan preferensi si kecil dapat membantu si kecil untuk lebih menyukai sayuran. Ketika anak sudah mulai berminat untuk memakan sayuran, jagalah minat itu dengan memberikan sayuran yang rasanya lebih manis. Tak ada salahnya pula untuk memadukan sayuran dengan buah seperti yang ada pada hidangan salad.

Agar anak mau memakan sayuran, Anda dapat menyediakan sayuran tersebut dengan menu makan yang anak sukai. Misalkan menambahkan wortel pada perkedel dan lain sebagainya. Selain itu, Anda bisa mencoba ide baru dengan menyajikan makanan seunik mungkin. Anda bisa menyajikan sayuran dengan mengkreasikannya dengan bentuk yang unik seperti bentuk hewan, bunga atau tokoh kartun kesukaan anak. Hal ini akan membuat anak tertarik dan mencoba untuk memakannya.

Selain itu, anak juga akan lebih terdorong untuk makan sayur hasil masakannya sendiri. Jika Anda ingin si kecil suka sayuran, maka pastikan Anda pun menyukainya. Anak usia 4-8 tahun perlu mengonsumsi 2 hingga four porsi sayuran setiap hari. “Negara kita memiliki berbagai sumber pangan nabati, seperti sagu, sorgum, ubi jalar, talas, dan jewawut. Selain mengetahui pola waktu dalam makan seperti di atas, jika kamu ingin melakukan OCD kamu juga harus mengetahui beberapa ideas OCD lainnya. Namun, data dari riset kesehatan dasar menyatakan, sebagian besar orang di Indonesia masih kekurangan serat.

Cara agar anak mau makan sayur

Setelah mendapatkan sayuran yang anak inginkan, Anda bisa mengajaknya untuk mengolah sayuran tersebut. Anda bisa mengajak anak membantu di dapur, mulai dari membersihkan sayuran dan membiarkannya melihat Anda saat memasak. Ia akan menjadi penasaran dan mencoba masakan yang anda buat dengannya.

Bahkan waktu makan bisa anak anggap sebagai pengalaman buruk. Ya, sementara ucapkan selamat tinggal pada kebiasaan rutinitas mengonsumsi sayur dengan nasi atau lauk pauk lain. Saat anak menolak untuk mencicipi atau memakan sayur, Anda perlu lebih kreatif dan biarkan mereka menikmati dnegan caranya.

Mulai dari berbelanja, mencuci, mengupas, memotong, hingga memasak. Bahkan, jika memungkinkan, ayo ajak mereka belajar bercocok tanam. Tidak harus di pekarangan rumah, bisa juga sambil jalan-jalan ke lokasi agrowisata. Tips ini juga bisa diterapkan pada anak-anak yang sulit makan sayur. Walau dicampur dengan makan lain, tetap saja ENDEUSiast akan mendapatkan manfaat dari nutrisi dalam sayur. Percampuran antara buah dan sayur bisa mempermudah ENDEUSiast untuk meminumnya.

Agar anak semakin bersemangat menyantap makanannya, kamu juga bisa membentuk nasi goreng menjadi bentuk-bentuk yang lucu. Contohnya seperti nasi goreng bentuk hati, bintang, bulan, maupun bentuk yang menyerupai karakter kartun favorit anak. Sebab jika tidak dibiasakan sejak kecil, maka anak akan susah untuk disuruh mengonsumsi sayur-sayuran. Terlebih, penampilan dari sayur itu sendiri pun jika diolah biasa saja kurang sedap dipandang. Sehingga, sangat wajar apabila anak merasa kurang tertarik dengan sayur, atau bahkan tidak ingin mencobanya sama sekali.